Cryptobook Logo

Premint Kena Retas, 320 NFT Ludes Dicolong Hacker

aset crypto dicuri

Platform registrasi aset NFT bernama Premint dilaporkan terkena serangan hacker yang berhasil meretas sebanyak 320 NFT untuk kemudian dijual melalui marketplace NFT OpenSea seharga USD400.000 atau sekitar Rp 5.988.160.000.

Insiden ini menjadi salah satu serangan terbesar terhadap platfrom NFT di tahun 2022, menyusul beberapa insiden peretasan lainnya yang terjadi di tahun ini.

Premint sendiri merupakan sebuah platform yang biasa digunakan oleh para kreator NFT di seluruh dunia untuk membuat daftar akses yang diberikan kepada komunitas dan kolektor NFT, agar bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk giveaway.

Serangan terhadap Premint ini dilakukan dengan menggunakan kode JavaScript berbahaya yang mengajak pengguna platform untuk melakukan verifikasi wallet crypto mereka, dengan dalih sebagai metode keamanan tambahan.

Serangan ini baru diketahui setelah beberapa pengguna Premint melaporkan adanya kejanggalan. Namun terlambat, beberapa korban telah jatuh dan peretas berhasil mencuri ratusan NFT, termasuk milik Bored Ape Yacht Club (BAYC), Otherside, Moonbirds Oddities, dan Goblintown.

Hingga kini, pihak Premint masih menelusuri sumber kebocoran dalam platfrom mereka, dan terus berupaya melakukan pencegahan, sambil terus menghimbau seluruh penggunannya agar tetap waspada terhadap hal-hal yang mencurigakan.


#cryptocurrency

Artikel Terkait