Cryptobook Logo

Mengenal Bitcoin Rainbow Chart dan Cara Membacanya

cara membaca rainbow chartFoto: Pexels

Terjun ke dunia cryptocurrency, terutama investasi Bitcoin, berarti harus siap dengan segala konsekuensinya, salah satunya adalah harga fluktuatif karena nilai Bitcoin yang dikoreksi. Hal ini yang pada umumnya menyebabkan para investor salah perhitungan, karena tidak bisa membaca pasar.

Ada sebuah tindakan yang menurut para investor Bitcoin, dapat menghindarkan mereka dari kerugian, yaitu dengan memantau kondisi pasar secara menyeluruh dan rutin. Salah satu cara yang biasanya dilakukan adalah dengan melihat Bitcoin Rainbow Chart.

Fungsi Bitcoin Rainbow Chart

Bitcoin Rainbow Chart pertama kali ditemukan oleh CEO Holger bernama Ber Holger yang memiliki tanggung jawab untuk mengurus konten web menggunakan regresi logaritmik.

Grafik ini berfungsi untuk memberikan informasi kepada para investor Bitcoin sehingga dapat memperoleh momentum yang tepat untuk melakukan transaksi jual beli aset digital Bitcoin mereka.

Singkatnya, Bitcoin Rainbow Chart adalah sebuah grafik logaritmik dari pergerakan harga Bitcoin di pasaran yang bisa digunakan untuk memantau situasi saat itu, sehingga investor bisa menyusun strategi yang tepat.

Data yang disajikan dalam grafik ini sangat lengkap, dimulai dari evolusi crypto (Bitcoin) terhadap mata uang dolar Amerika Serikat sejak tahun 2009. Investor dapat melihat kecenderungan nilai yang tinggi dari sini.

Lalu kenapa disebut dengan istilah Bitcoin Rainbow Chart? Karena pada saat kurva menunjukkan kenaikan, grafik kemudian dibagi menjadi beberaoa tingkat dengan warna yang berbeda-beda, menyerupai sebuah pelangi.

Cara Membaca Bitcoin Rainbow Chart

Setiap warna yang ditampilkan di dalam Bitcoin Rainbow Chart memiliki arti yang berbeda-beda pula. Warna merah, orange dan kuning berarti “overbought”, yaitu kondisi dimana terjadi kenaikan yang signifikan dan konsisten, sehingga harga Bitcoin berpotensi turun.

Selain itu, ada juga warna biru dan hijau yang berarti “oversold”, yaitu kebalikannya, dimana kondisi pasar mengalami penurunan yang juga signifikan dan konsisten, sehingga ada kemungkinan kenaikan harga Bitcoin.

Nah, warna biru dan hijau ini lah yang menjadi momentum tepat untuk membeli aset digital Bitcoin. Namun bila Bitcoin Rainbow Chart lebih banyak menampilkan warna kuning, orange dan merah, itu berarti sudah waktunya menjual Bitcoin.

Bijak dalam Investasi Bitcoin

Meski sering dijadikan acuan para investor Bitcoin dalam melakukan transaksi jual beli, namun ada beberapa pihak yang mengklaim bahwa Bitcoin Rainbow Chart tidak sepenuhnya akurat.

Hal tersebut secara tidak langsung juga diamini oleh kreatornya, Hogler, yang menyebutkan bahwa Bitcoin Rainbow Chart tidak memiliki dasar ilmiah. Bahkan Hogler juga menyarankan kepada para investor untuk tidak selalu bergantung pada grafik tersebut.

Hal bijak yang dapat dilakukan terhadap Bitcoin Rainbow Chart adalah dengan menggunakannnya sebagai referensi saja. Setidaknya grafik tersebut bisa dijadikan sebagai gambaran kapan waktu yang tepat untuk menjual atau membeli Bitcoin.


#cryptocurrency

Artikel Terkait